Singapore acts like a silly child

“How funny The Singapore’s Prime Minister could point at Indonesia cousing the haze. Aren’t they your citizens? The Palm Oil Investors?”

Pagi-pagi ini saya habis baca berita di BBC tentang level “membahayakan” yang telah dicapai Singapura karena polusi udaranya. Kecenderungan orang pasti akan mencari “siapa yang salah”. Kalau mau cepat, seperti kata si Perdana Menteri Singapura itu, Indonesia lah yang salah. Cuma, mereka harusnya lihat, asap ini terjadi karena apa, sebabnya apa?

Sebagai warga negara Indonesia yang cukup concern tentang lingkungan, saya berkali-kali baca dan dengar tentang industri kelapa sawit yang lambat laun mengubah deretan hutan kita menjadi kebun-kebun yang indah penuh dengan pohon kelapa, sawit. Industri ini bertahan dan terus berkembang karena memang demandnya tinggi di seluruh dunia. Bagaimana tidak, minyak sawit, jangan salah, tidak hanya untuk minyak goreng saja. Hampir semua barang petrokimia juga memakai sawit sebagai bahan bakunya, serta kosmetik, dll. Sehingga, setelah minyak bumi, setidaknya minyak inilah yang menduduki ranking tertinggi sebagai komoditi utama. Nah, sayangnya Indonesia negara tropis. Kaya hutan. Butuh uang. Mau aja dikadalin sama investor-investor asing.

Pembabatan hutan yang ditujukan untuk penanaman kelapa sawit tidak hanya terjadi di Sumatra. Saya pernah bertemu dengan seoran jurnalis asal Jerman yang sedang mampir di Balikpapan. Ia sedang melakukan riset tentang penyebaran kebun kelapa sawit di pulau Kalimantan. Sedih. Saya yang menutup mata selama ini atau memang media di Indonesia terkesan bungkam dan menutup-nutupi kebobrokan ini? Hampir 50% hutan Kalimantan telah gundul, dan menjadi kebun kelapa sawit. I mean, ini imbasnya sangat kompleks. Bukan hanya hutan nya saja yang rusak, tapi ekosistem, habitat, spesies, lingkungan, MORAL MANUSIAnya. Rusak.

Jadi kembali ke masalah asap di Singapura. Untuk wilayah Sumatra, kebanyakan investor kepala sawit adalah orang Malaysia dan Singapura. Jadi kalau sekarang mereka marah-marah kena asap. Ya anggap aja itu AZAB dari Allah ya. Santai lah, hutan Indonesia elu babatin kita santai kok, kenapa sekarang elu kena dampak dari perbuatan sendiri, marah-marahnya sama kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s