Puasa!

Hari ini adalah permulaan bulan Ramadhan. Seharusnya menjadi moment pengesahan diri seberapa tangguh saya berjuang, haha. Mari lebay. Tapi…
Diawali dengan niat sahur yang meletup-letup semisal anak kecil dijanjikan mainan baru, saya berjanji. Ya kepada diri saya, mau bangun jam 2 pagi, mau masak ini, bikin itu, goreng ini, anu lalu lila, dll. Dan. Orak-arik telur ditambah nugget cumi-cumi. Karena bangun terlambat. Sudahlah, masih ada 29 hari lagi setidaknya.

Sahur semalam terjadi begitu galau. Hmmm, saya saja yang sedang suka galau, harusnya ini bukan sebuah saat yang sulit dilewati, masak sendiri, menyiapkan semuanya sendiri. Toh ini bukan kali pertama saya puasa sendirian tanpa keluarga. Dulu semasa saya kuliah di Depok, 2 kali puasa saya jalani tanpa keluarga, dan ça va aller. Perbedaannya mungkin, yang menggalaukan dan yang bukan adalah, dulu saya masih bisa merasakan suasana ramadhan bersama teman-teman sesama penghuni asrama, buka bersama, berburu takzil gratis di seminar-seminar, sahur bareng, dan segala romansa anak daerah mepet uang saku. 🙂 tapi di sini? Saya benar-benar benarrrrr sendirian. Meskipun tinggal di sebuah apartemen cukup mewah dengan semua fasilitas serba ada dan serba canggih, tapi. Ya tapi. Sudahlah, sahur semalam telah terlewati, kemudian datang kesokan harinya, jeng-jeng-jeng, saya lagi dapet hari pertama. Dan itulah, dengan ini saya sampaikan, epicfail!

Terlepas dari itu, saya seharian di kantor sendirian, sehingga mengharuskan konsentrasi super dan tidak boleh lengah. Namun, karena mood saya kacau balau, saya agak sensitif. Haha.
Semuanya berjalan tidak terlalu lebay hari itu, cuma di akhir hari, ketika saya sudah benar-benar ingin kembali ke apartemen, saya masih harus menunggu seseorang untuk membayar bill penginapannya. Dengan sabar, akhirnya pas jam 7 malam, dia baru datang. Saya masih ladeni dengan sopan. Hingga akhirnya dia bertanya dari mana asal saya. Indonesia. Ternyata kami bersaudara! Semua orang muslim bersaudara. 🙂 dia adalah orang Prancis yang menikah dengan seorang wanita keturunan Afrika Utara, sehingga dia memeluk agama Islam. Dia sempat menceritakan bagaimana beratnya puasa baginya, meskipun ini sudah menjadi tahun kelima ia menjalankannya. Dia ganteng.

Grandcamp Maisy, le 20 juillet

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s