W H Question level.

Beberapa minggu yang lalu ada salah seorang kakak angkatan saya yang mem-post foto ini..

Sedikit tentang foto ini, diambil di Hamburg tahun 1936. Lalu?

Bukan tentang sejarah atau Hitler atau apapun, saya hanya mengetes seberapa jauh tingkat kepekaan analisis saya terhadap suatu situasi.

Jadi ketika saya melihat foto ini, kalimat pertama yang muncul di benak saya adalah: “terus dia ketahuan nggak tuh”

Did you get something wrong with my sentence?

Ya, sedangkal itulah mungkin tingkat kepekaan situasi yang saya punya, well,
dan baru tadi pagi saya menyadarinya. pire.

Jadi saya akan menasehati diri saya sendiri:

1. Begini ya Bel, jelas-jelas foto itu udah diambil dan sampai di-publish 78 tahun kemudian. Do you think that nobody would recognize? Jawab sendiri.

2. Dengan permodelan logika pada nomer 1 di atas, pertanyaan yang “seharusnya” muncul adalah : “dia diapain habis itu?”.. Sounds better..

Ternyata sebegitu lugu dan lambannya sistem di otak saya. Kalau dalam urutan W H Question, pola berpikir saya masih se-level pertanyaan : what, masih jauh untuk melangkah di tingkatan why apalagi how.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s